Pengalaman Migrasi GNU/Linux pribadi 20

Bismillah, saya akan menyampaikan pengalaman saya secara singkat. Dimulai ketika bulan Mei 2017 beredar virus wannacry di dunia maya dimana virus ini konon akan menyerang email dan juga data seseorang di hardisk dalam laptop akan komputer. Berita ini tersebar termasuk di kantor saya sehingga teman-teman yang memiliki laptop/komputer sangat takut membuka laptop khawatir data dalam hardisknya hilang atau rusak. Kejadian ini berlangsung selama kurang lebih 1 minggu. Kemudian saya melihat artikel-artikel tentang linux dan sejenisnya dari teman2 yang sudah lebih awal hijrah yang menurut saya memiliki banyak kelebihan dari os yang selama ini sy gunakan, diantaranya :

1.Os ini gratis, tidak berbayar yang biasanya harga os windows ori seharga kurang lebih Rp 2juta. Belum termasuk aplikasi yang lain.

2.Mudah didapatkan, mudah didapatkan dan didownload dari web resmi maupun teman2 linuxer.

3.Halal, karena aplikasi ini disebar gratis dan tidak butuh crack.

4.Bebas virus, alasan inilah utama yang mendasari saya untuk hijrah ke linux.

5.Os ini sering terupdate aplikasinya seperti android, sehingga kesalahan2 besar maupun kecil perlahan2 dibenahi Dan masih banyak kelebihan lain yang tidak bisa sy sebutkan satu persatu.

Intinya dengan membiasakan os ini kita akan semakin mudah menggunakannya. Semoga bisa istiqomah di linux yg halal ini dengan banyak mencoba dan belajar…

Pengalaman Migrasi GNU/Linux pribadi 19

Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pelaku : Thoriq kemal
Status : Mahasiswa
Pengalaman :

Saya akan menceritakan pengalaman saya yang akhirnya menggunakan GNU/Linux. Awal mula saya mengenal linux sebenarnya bukan karena minat, namun justru tugas. Ya, awalnya saya menggunakan GNU/Linux karena tugas dari dosen yang mengharuskan semua mahasiswa nya dapat melakukan dan mengoperasikan linux. Dari tugas tersebut, saya sebagai mahasiswa akhirnya mulai tertarik menggunakan linux karena memiliki kelebihan ketimbang Sistem Operasi yang saya gunakan sebelumnya. Beberapa kelebihan tersebut anatara lain adalah Gratis (diunduh, dibagikan, dan diperjualbelikan) dan Bebas (dapat dikembangkan/dimodifikasi). Dari sanalah saya akhirnya tertarik menggunakan GNU/Linux sebagai Sistem Operasi utama saya.Baca selebihnya »

Pengalaman Migrasi GNU/Linux Pribadi 18

Pelaku Utama : Katon Wahyu A.J
Status : Petani / Setengah Nganggur
Sumber : Saya

Salam kenal,

Sebenarnya saya pindah ke Distro Linux cuma gara-gara iseng awalnya. Waktu itu masih versi ubuntu 9.10 mungkin. Waktu itu ada guru baru di kelas dan sedang berlangsung pelajaran TIK. Dia memberi perkenalan tentang sistem operasi dan kemudian memberi kepingan CD Edubuntu ke setiap murid yang punya mesin (oke saya tidak pakai istilah PC atau laptop, soalnya GNU/Linux bisa dipasang di macam-macam arsitektur mesin. jadi pakai istilah mesin. Itung-itung biar tidak kaget kalau berforum nanti :-)).

Baca selebihnya »

Pengalaman Migrasi GNU/Linux Pribadi 17

Bismillahirahmanirrahim.

Pelaku : Dedi Suhardi
Status/Pekerjaan : Mahasiswa
Sumber : Pengalaman Pribadi

Ini adalah catatan pribadi saya bermigrasi ke GNU/Linux yang sebelumnya saya adalah pengguna Windows yang tidak pernah membayar lisensinya, Anda bisa katakan saya adalah pengguna perangkat lunak ilegal, kira-kira sudah 12 tahun saya memakainya tanpa memikirkan hukum memakai perangkat lunak ilegal tersebut.

Baca selebihnya »

Pengalaman Memigrasikan Komputer Desa

Pelaku : Samsul Ma’arif
Status/Pekerjaan : Tukang ketik/Guru
Sasaran : Komputer Desa
Tanggal : tertera di bawah
Sumber : Pengalaman Pribadi
Pesan :

Bismillahirrohmanirrohiim…..

Agenda siang hingga sore tadi Kamis, 16 Maret 2017, maintenance komputer di Balai Desa Purwasari, Kecamatan Wanareja, Cilacap. Komputer tersebut sejak 2014 telah menggunakan Linux Ubuntu 14.04 yang sampai saat ini masih berjalan normal.linux-purwasari-1

Saya ingat pada saat menginstall komputer tersebut bersama Akbar Bahaulloh, kondisinya masih baru. Dan oleh karena itu, ternyata komputer tersebut tidak mau pake sistem operasi 32 bit. Maunya pake yang 64 bit. Ah, saya lupa mencatat tipe komputernya. Yang jelas itu pabrikan Helwett Packard.

Baca selebihnya »

pengalaman migrasi GNU/Linux pribadi 16

Assalamu’alaikum warhmatullahi wabarakatuh

bismillahirrahmaanirrahim

Pelaku:mukafi

Status/Pekerjaan: santri

Sumber: Pengalaman Pribadi

ini hanyalah sebagian kecil dari kisah seorang yang pada ahirnya dibuka hatinya, dengan hidayah dan tanpa paksaan untuk memakai ubuntu ( salah satu distro yang paling banyak dipakai saat ini).

Sebenarnya saya bukanlah orang yang mahir dalam bidang IT, saya pertama mengenal ubuntu yang ahirnya menuntun saya untuk mengetahui GNU/linux justru saat saat saya menimba ilmu di pesantren di daerah selo, tawangharjo. Bukan di sekolahan atau di madrasah.

Baca selebihnya »

Pengalaman Migrasi GNU/Linux Pribadi 15

Bismillahirrahmanirrahim.
Pelaku : Brevalda Makarov Kaltanda
Status/Pekerjaan : Pelajar
Sasaran : Diri sendiri, perorangan
Tanggal : 2015
Sumber : Pengalaman Pribadi
Pesan : –

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Awal proses saya migrasi ke Ubuntu adalah karena pada saat itu saya pengguna OS jendela yang sering install ulang OS karena saya sering bermain game dan anda tau game itu selalu mendatangkan virus yang sangat menjengkelkan lebih-lebih apabila temen meminta suatu data menggunakan flash disk dan isinya virus dimana-mana. Saya pun hampir setiap 3 bulan sekali install ulang karena penuh sekali yang namanya virus, oleh karena itu saya mencari solusi untuk beralih dari OS tersebut karena kalau di biarkan hard disk saya lama lama akan rusak dsb. Awal mula saya tertarik yang bernama “Mac OS X” dan banyak yang memuji os ini, akhirnya saya mulai browsing harga macbook air dan akhirnya jeng jeng jeng harga laptopnya pun bikin saya jantungan, dan otomatis saya mulai mengatakan “bye os x, you are so expensive”.

Baca selebihnya »